Sabtu, 24 Agustus 2013

Kategori :

Skenario Allah itu indah (mulai berjilbab dari twitter)

Assalaamu'alaikum ikhwah..
kalo malam itu rasanya pengen numpahin semua perasaan yang ada dalam diri..saat ini aku pengen ceritain darimana awal aku belajar berhijab syar'i.


dulu, ketika MTs, meskipun di pesantren, style aku tetap tomboy, aku lebih seneng pake rok sekolah dan sweater. aku gak begitu peduli gimana aku pake kerudung, sampai temen-temen aku gemes pengen benerin kerudung aku. sampai lulus MTs aku masih seperti itu. tomboy. 
  nah, berlanjut ke SMA, dan tak banyak perubahan dari diri aku. style tomboy belum hilang. sampai tiba liburan semester 2 dan aku pulang dari pesntren. aku lebih banyak menghabiskan waktuku dirumah, main twitter. dari situ aku baca tweet tentang berjilbab, aku follow, dan semakin sering aku dapat pengetahuan tentang berjilbab, juga, aku tersadar bahwa cara aku berkerudung itu belum benar. nah, mulailah aku belajar untuk berjilbab. aku follow akun-akun muslimah agar bisa belajar. suatu hari aku dapat info rapat pengurus dipesantren, aku ambil kerudung segi empat, menerawang. akhirnya aku men-double kerudung itu. prosesnya lamaaa, tapi nikmat. aku pun suka dengan style sederhana itu.
  hari terus berlalu, rasa penasaran aku terhadap cara berpakaian yg benar pun terus bertambah. dan aku membeli buku Yuk, Berhijab! . isinyaa, keren. bikin aku makin semangat untuk berpakian sesuai syari'at. mulai membuat khimar (kerudung) dan melebarkan kerudung yang aku pakai. teman sekolah pun berkomentar "MasyaAllah ustadzah banget lo len" dalam hati aku hanya mengaminkan ucapan itu. oh ya, berjilbab gede itu banyak rintangannya juga, dari mulai ejekan sampai pertanyaan tak mengenakkan. "tapi leni pake pakaian kayak gini gak ikut aliran-aliran, kan?" astaghfitullah, nggaklah, justru aku ikut petunjuk Al-Qur'an QS. Al-Ahzab:59.
ngantuk -_-

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright @ 2013 Leni Sundanis | Loves Write.