Ini judul diminta sama temen “Vampire” ,
entah aku mau nulis apa. Yang jelas bingung. Hmm, Tips-tips menikmatikejadian yang menimpa kita yang baik maupun yang buruk. Oke, setiap hari
dalam hidup ini memiliki kesan dan pesan jika kita menyadarinya. Dan kesan dan
pesan itu datang dari hal baik bahkan dari hal buruk yang menyapa kita. lalu
bagaimana kita menghadapi kejadian baik dan buruk itu? Pertama kita tahu bahwa
segala hal didunia ini mempunyai dua sisi. Baik-buruk, besar-kecil,
panjang-pendek, luas-lebar, dan seterusnya. Begitupun dengan kejadian yang
menimpa kita, tak selamanya baik juga tak selamanya buruk. Tak selamanya
seseorang dihormati, ada kalanya dia direndahkan, tak selamanya seseorang
memberi, ada kalanya dia memberi. Nikmat, bukan? Bayangkan jika kehidupan hanya
memiliki satu sisi, semua orang memberi, semua makhluk dihormati. Kan gak asik,
monoton. Dan Hari yang kita lalui pun
kadang menyenangkan namun tak jarang menyebalkan atau menyedihkan, bukan
begitu? Jangan bingung, jangan stress dibuatnya, badai pasti berlalu. Seperti
hari ini yang akan tergantikan oleh esok. pernah denger lagu ini kan “Biar
hidup terkadang menyebalkan laluilah semua dengan senyuman, biarkanlah semua
mengalir apa adanya” menurut aku sih lagu ini ngajarin kita buat sabar
dalam menjalani hidup. Apalagi bagi kita, umat islam, sabar itu sikap yang
terpuji, berpahala.
Kenapa jadi ngebahas sabar? Ah keun bae
lah –daek heug, teu kajeun- haha :p yang bahagia-bahagia mah kan
biasanya gak perlu di Tanya.
Islam, agama yang membawa pada
ketenangan. Seseorang yang benar-benar telah memahami islam tidak akan merasa
cemas, bingung dan takut dalam menghadapi setiap kejadian. Mereka senantiasa
bersabar, karna mereka ingin dekat dengan Allah, “Sesungguhnya Allah bersama
orang-orang yang sabar”. Bagi mukmin, musibah dan nikmat itu sama-sama
membawa kebaikan, diberi musibah dia bersabar, diberi nikmat dia bersyukur. Ini
Haditsnya, “Sungguh mengagumkan perkara seorang mukmin, seluruh perkaranya
mengandung kebaikan. Hal ini hanya ada pada seorang mukmin. Ketika ia
dikaruniai kesenangan ia bersyukur, maka hal itu baik baginya. Dan ketika ia
ditimpa kesedihan, ia menghadapinya dengan sabar dan tabah, maka hal itu baik
baginya.” (Riwayat Muslim)
Ketika Allah menyapa kita dengan kesedihan
dan kesusahan, sesungguhnya Allah hanya ingin memberikan kesempatan pada kita
untuk meningkatkan derajat penghambaan kepada-Nya. Tapi ingat, ini bukan
kesusahan yang didatangkan oleh diri kita sendiri karna melanggar aturan-nya,
itu beda lagi ceritanya.
Ketika kita punya suatu masalah,
sebenarnya kita pun telah punya solusi. Tapi solusi ini hanya bisa ditemukan
oleh fikiran yang tenang, tidak mungkin ditemukan oleh fikiran yang kacau.
Bagaimana kita menemukan ketenangan itu? dekati Dia. Tapiiiii, jangan sampai
juga kita mendekati-Nya ketika kita punya masalah saja. “Ingat-lah Allah
ketika kau senang, maka Allah akan mengingatmu ketika kau susah”
Ahhh sepertinya aku udah kehabisan
kata-kata, padahal entah kamu sudah menemukan sesuatu atau belum di tulisan
ini. Yang jelas , tidak ada sikap yang lebih baik bagi diri kita untuk
menjalani setiap sendi kehidupan ini kecuali bersabar dan bersyukur. Jangan
pernah berkeluh kesah dalam hidup, karna itu merupakan salah satu sifat
pecundang. Untuk apa berkeluh kesah bila suatu kejadian itu telah menjadi
ketetapan? Apakah bila kita marah dengan suara yang lantang semuanya akan
berubah? Hendaknya kita meyakini bahwa apapun yang terjadi ini adalah atas izin
Allah. Intinya jangan lupakan sabar dan syukur. Orang yang hidupnya selalu dipenuhi dengan
sabar dan syukur, hidupnya selalu indah, Setiap kesulitan pasti akan terasa
mudah.
“Hai
orang-orang yang beriman! Bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan
tetaplah bersiap siaga (diperbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya
kamu beruntung.”(Q.S
Ali-Imran: 200)
“Dan jika
kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak dapat menentukan jumlahnya.
Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Q.S. An-Nahl: 18)
Semoga
bermanfat, ya! Salam Vampire Imut ..=D
![]() |



0 komentar:
Posting Komentar